Di-tag: 

Melihat 1 tulisan (dari total 1)
  • Penulis
    Tulisan-tulisan
  • #921

    Cellamar
    Participant

    Harapan sebagian pelaku usaha mengeruk omset besar selama Natal dan Tahun Baru tampaknya belum bisa teralisasi di 2015. Kondisi pasar masih sama dengan bulan-bulan sebelumnya dan belum menunjukan tanda-tanda adanya peningkatan.

    Branch Manager LG Electronic Semarang, Tony Suhartono mengatakan, penjualan produk elektronik volum seperti kulkas, mesin cuci, dan TV LED 32 inc masih lesu menjelang akhir 2015 ini. Penjualan menurun hingga sekitar 35 persen, jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

    “Biasanya Lebaran, atau menjelang Natal dan Tahun seperti ini penjualan meningkat. Tapi sejauh ini belum terasa adanya tanda-tanda itu,” kata Tony, Minggu (6/10).

    Menurutnya, daya beli masyarakat yang menurun serta tingginya harga produk elektronik menjadi penyebab penjualan lesu. Hal tersebut terbukti dengan meningkatnya penggunaan kartu kredit atau leasing sebesar 5 persen.

    “Konsumen banyak yang menunda pembelian, minat beli ada tapi kemampuan beli sepertinya menurun. Terbukti penjualan secara cash turun tapi kredit naik,” imbuhnya.

    Meski produk volum mengalami penurunan, namun lanjut Tony, penjualan barang elektronik premium yang memiliki harga jual diatas Rp 3 juta seperti TV 42 inc, AC, mesin cuci mengalami peningkatan 50 persen.

    Sehingga penjualan produk premiun ini cukup membantu vendor-vendor elektronik bertahan dari kelesuan pasar, “secara porsi banyak penjualan kategori volum, karena kalau produk premium harga mahal sehingga penjualan porsinya gak sebanyak velum,” imbuhnya.

Melihat 1 tulisan (dari total 1)

Anda harus log masuk untuk membalas topik ini.