Logo
INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI
T.D. PARDEDE

Jl. Dr T D Pardede No. 8 Medan, Kota Medan, 20153

TERAKREDITASI "C" OLEH BAN-PT
MENU
Beranda

UCAPAN HARI KARTINI 2026

UCAPAN HARI KARTINI 2026

Setiap tanggal 21 April, bangsa Indonesia memperingati Hari Kartini sebagai bentuk penghargaan terhadap perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan di masa penjajahan. Hari Kartini bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan momen reflektif untuk mengenang jejak perjuangan menuju kesetaraan gender yang telah dimulai lebih dari satu abad lalu. Melalui tulisan dan pemikirannya, Kartini menjadi simbol emansipasi perempuan Indonesia dan pelopor perubahan sosial yang hingga kini masih relevan.


Raden Ajeng Kartini lahir pada 21 April 1879 di Jepara, Jawa Tengah. Ia berasal dari kalangan bangsawan Jawa, yang membuatnya memiliki akses terhadap pendidikan dasar di sekolah Belanda, ELS (Europeesche Lagere School). Namun, ketika menginjak usia remaja, ia harus menjalani masa pingitan, sesuai dengan adat istiadat Jawa yang berlaku kala itu. Meski berada dalam keterbatasan fisik, Kartini tidak membiarkan pikirannya terkungkung. Ia tetap belajar secara otodidak dan menjalin korespondensi dengan teman-temannya di Belanda.

Korespondensi inilah yang menjadi jalan bagi Kartini untuk menyuarakan pikirannya tentang pentingnya pendidikan bagi perempuan, kesetaraan hak, serta kritik terhadap sistem feodalisme dan kolonialisme yang menindas. Surat-surat tersebut kelak dikumpulkan dan diterbitkan dalam sebuah buku berjudul “Habis Gelap Terbitlah Terang”, yang menjadi warisan intelektual Kartini untuk generasi penerus.